Mpokick merupakan seni bela diri yang memadukan unsur Muay Thai, kickboxing, dan seni bela diri tradisional Indonesia. Ini dikembangkan oleh Master Sutikno, seorang seniman bela diri terkenal dan ahli bela diri, dengan tujuan memberdayakan individu untuk melindungi diri mereka sendiri sekaligus meningkatkan disiplin dan kebugaran fisik.
Nama “Mpokick” berasal dari kata Indonesia “Mpo”, yang berarti “kuat”, dan “tendangan”, yang mengacu pada teknik tendangan kuat yang digunakan dalam seni ini. Seni ini menekankan penggunaan serangan, tendangan, lutut, dan siku untuk bertahan melawan penyerang, menjadikannya bentuk pertahanan diri yang sangat efektif.
Salah satu prinsip utama Mpokick adalah pentingnya disiplin dan pengendalian diri. Siswa diajarkan untuk menghormati lawan mereka dan menggunakan keterampilan mereka hanya dalam situasi pertahanan diri. Melalui pelatihan dan latihan yang ketat, siswa mengembangkan disiplin mental dan fisik yang diperlukan untuk mempertahankan diri secara efektif dalam situasi apa pun.
Selain teknik bela diri, Mpokick juga fokus pada kebugaran dan pengkondisian fisik. Sesi latihan sering kali mencakup latihan intensitas tinggi yang meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan ketangkasan. Hal ini tidak hanya membantu siswa menjadi petarung yang lebih baik tetapi juga meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Aspek penting lainnya dari Mpokick adalah penekanan pada ketangguhan dan ketahanan mental. Siswa didorong untuk mendorong diri mereka melampaui batas kemampuan mereka, baik secara fisik maupun mental, untuk mengembangkan ketabahan mental yang diperlukan untuk mengatasi tantangan dan kesulitan.
Secara keseluruhan, Mpokick adalah seni bela diri yang kuat dan efektif yang mengajarkan pertahanan diri, disiplin, dan kebugaran fisik. Baik Anda ingin mempelajari cara melindungi diri sendiri atau sekadar ingin meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan, Mpokick menawarkan pengalaman pelatihan unik dan menantang yang pasti akan membuat Anda merasa kuat, percaya diri, dan berdaya.
